Pare-- Betapa penting media di era globalisasi, Pusat Informasi Pare (PIP) kembali mengadakan Kajian Islam Sabtu Sore (KISS) tentang pemuda dan media sabtu, (21/4) di hall Elfast Course.
Kajian ini sangat menarik hingga menghadirkan puluhan peserta yang berdomisili di kampung inggris (pare). Tak hanya itu, materi yang disampaikan dalam acara ini menghadirkan narasumber Muhammad shayidi mantan Presiden Mahasiswa Bem Unpad.
Muhammad Shayidi mengatakan bahwa pentingnya media pada saat ini terutama bagi pemuda. “karena dengan media kita bisa mendapatkan berbagai informasi yang berkembang” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, masalahya jika media di kuasai oleh pihak yang hanya ingin mengambil keuntungan pribadi atau berniat menanamkan suatu paham yang salah, tentu masyarakat akan lebih mempercayai media.
“Inilah bahaya media jika di pegang oleh para elit-elit politik jika salah dalam menggunakan media” kata Muhammad Shayidi dengan penuh semangat.
Minggu, 22 April 2012
Jumat, 09 Maret 2012
KISS (Kajian islam sabtu sore)
![]() |
| Rihlah with Pusat Informasi Pare in Blitar beach |
‘Dimanapun
berada, jadilah orang yang menebarkan kebaikan’ (nasehat entah dari siapa).
Mengikuti kajian islam sabtu sore di hall elfast, bagi saya itu merupakan
pengisian wawasan yang sangat urgent terhadap diri saya.
Materi-materi yang di berikan pemateri sungguh luar biasa.
Apalagi tentang sirah Nabawiyah yang disampaikan ustadz Wibowo, salah seorang
trainer yang pernah tinggal di Australia. Materi tersebut sangat memukau saya,
pada saat itu. Beliau menganalisis empat buku sirah nabawiyah dalam satu
materi. Dari kisah zajirah arabiyah sebelum islam datang, sampai Rasulullah SAW
membangun sebuah ruku di medinah, substansinya yang disampaikan oleh ustadz
Wibowo adalah tentang ekonomi islam.
Lelaki Berkacamata Hitam
Sampai saat ini, saya masih mengingat kejadian itu. Kejadian yang menurut saya pribadi merupakan pengalaman mengesankan. Membuat tersenyum sendiri jika teringat.
Kejadian itu kurang lebih empat tahun silam, ketika saya sedang browsing internet di warnet pasca sarjana IAIN Antasari Banjarmasin untuk search tugas keredaksian buletin kampus.
Kejadian itu kurang lebih empat tahun silam, ketika saya sedang browsing internet di warnet pasca sarjana IAIN Antasari Banjarmasin untuk search tugas keredaksian buletin kampus.
Minggu, 05 Februari 2012
My traveling
Saya menyukai traveling. Baik traveling yang dekat,
maupun traveling yang jauh sekalipun. Traveling merupakan salah satu
bentuk pencarian ilmu, bagi saya. Jadi, jika saya mengunjugi suatu daerah,
tidak afdhal kalau tidak traveling, heee
Dalam perjalanan menuju lokasi, biasanya saya hanya memilih
diam untuk tidak ngobrol. Sebab, kalau di bawa ngobrol berkah perjalanannya
akan terasa kurang, kemikmatan untuk menikmati perjalanannya kurang pas, dan make
me to landsick, heeee. Jadi biarkan saya to enjoy to travling di
manapun tujuannya..
Antara 29 januari 2012 dan rabiul awal 1433 H
Tidak ada yang spesial pada tanggal 29 januari bagi sebagian
orang. Akan tetapi, bagi saya pribadi tanggal 29 januari adalah tanggal yang
istimewa. Apalagi di tahun 2012 ini, tanggal 29 januari bertepatan dengan bulan
rabiul awal.
Tanggal 29 januari dan Rabiul awal merupakan bulan dan
tanggal yang bersejarah bagi mama, keluarga dan terutama saya sendiri. Karena
pada tanggal dan bulan tersebut saya terlahirkan di dunia fana ini, dan abah
saya memberikan nama ika salawiska. Entah, apa artinya nama ika salawiska.
Sampai saat ini, saya tak mengetahui arti nama salawiska, walaupun sudah
berbagai bahasa di jelajahi. Tapi, hasilnya juga nihil.
Namun, kali ini yang pertama kalinya di tanggal dan bulan
tersebut saya berada rather jauh dari keluarga. Biasanya di rayakan
dengan selamatan kecil-kecilan, kali ini dirayakan dengan doa sendirian. Semoga
dengan bertambahnya umur, semakin bertambah juga ketaatan kepada Allah. Semoga
dengan bertambahnya umur, semakin berkualitas hidup yang dijalani sebagai bekal
kehidupan kelak nanti. Semoga dengan bertambahnya umur, semakin banyak
benih-benih kebaikan yang di tebarkan. Mohon doa-nya saja, dan saling
mendoakan.. :)
Urusan Perut
Urusan perut, jangan ditunda. Nanti akan bermasalah, apalagi
sudah bermasalah dari dulu. Untuk memenuhi urusan perut ini, saya mencoba makan
nasi pecel ala pare. Oh my god, this pecel very hot. Very hot more than
Banjarmasin or java, sampai aku tidak habis makannya.
Susah juga cari makan disini, terkadang perlu bolak-balik untuk
mencari warung makan. Bolak-balik disini bukan berarti kurangnya banyaknya
rumah makan, tapi sebaliknya, very resturant or very eating stall.
Sehingga bingung untuk mampirnya, hehehe...
Urusan perut ini, sangat berpengaruh terhadap stamina tubuh
dan keuangan pribadi. Semoga untuk urusan perut ini, semuanya sehat dan
berkah.. amiennn..
Mom Marge
Apa yang kurang dari kehidupan mom Marge? Tak terlihat. Dari segi kepintaran, baliau adalah sosok yang jenius. Di lihat dari karir beliau adalah salah seorang staf pengajar perguruan tinggi di jakarta yang berencana untuk melanjutkan ke S3. Dari segi keluarga, beliau memiliki putri yang sudah dewasa. Dari segi keuangan, beliau memiliki kekayaan yang melimpah. Di lihat dari kecantikan, beliau seorang wanita yang cantik, menurut saya. Jadi, kalau dilihat dari kasat mata, beliau adalah sosok yang serba tidak kekurangan dalam hidup.
Dalam pertemuan kami yang kedua kalinya di course elfast, beliau mengaku pernah tinggal di banjarmasin sejak kecil sampai SMA.
“aku pernah tinggal di banjarmasin sekitar 15 tahunan. Mulai sekolah dasar (SD) sampai SMA. Sebelum akhirnya kami pindah ke Surabaya” kata mom Marge dengan loghat banjar.
Dalam pertemuan kami yang kedua kalinya di course elfast, beliau mengaku pernah tinggal di banjarmasin sejak kecil sampai SMA.
“aku pernah tinggal di banjarmasin sekitar 15 tahunan. Mulai sekolah dasar (SD) sampai SMA. Sebelum akhirnya kami pindah ke Surabaya” kata mom Marge dengan loghat banjar.
Langganan:
Postingan (Atom)
