Beginilah suasana pasar shubuh, (1/9/2013) di sentara
antasari banjarmasin, kalimantan selatan. Pasar ini mulai dari jam 4 shubuh.
Selain menjual sayur dengan harga yang murah, pasar ini merupakan pasar sayur
terbesar di kalimantan selatan. Tak jarang para pedagang sayur keliling membeli
perkakas dagangannya di pasar ini untuk di jual kembali.
Senin, 02 September 2013
Senin, 29 Juli 2013
Amplok Coklat
Dalam ajaran Islam, siraturrahim bukan saja akan
menguatkan tali ukhuwah islamiyah,
tapi juga sebagai pintu rezeki. Siraturrahim bukan saja dilakukan untuk
kalangan yang perpunya namun siraturrahim juga milik yang tak perpunya. Saking
urgentnya siraturrahim ini, adakalanya setiap muslim menargetkan minimal 3 kali
dalam setahun, bukan hanya saat lebaran tiba, bahkan diluar lebaran pun bisa,
apalagi musim kampanye seperti ini para calon legeslatif gencar-gencarnya
siraturrahim ke tokoh-tokoh masyarakat untuk minta dukungan, hehe.
Pagi jumat itu, bersama Dewi, aku pergi ke komplek Graha
Citra, tepatnya ke pondok pasantrean Salafiah untuk siraturrahmi. Sambil
menikmati fanorama indah perjalanan tak terasa teriknya mentari pagi menyentuh
pori-pori kulit kami. Selain mendapat vitamin E, kami juga memperoleh vitamin L
alias latat, hehe.. alhamdulillah..
Di jalan, aku bertemu dengan ummahat dengan 3 anak,
mereka memandangi kami yang tak menggenakan cadar ini. Sekitar 4 kilo mater
lamanya perjalanan yang ditempuh, tibalah kami disebuah gedung bertinggat 3 dan
di sebelahnya ada musholla berarsitektur jawa.
Dengan langkah malu-malu, kami pun menuju gedung lantai
3, tempat pendaftaran siswa baru ponpes. Setibanya, kami langsung bertemu
dengan ketua Ponpes, Syekh M Tamizi, dan seketika itulah kami mengungkapkan
perihal kedatangan kami kepada beliau. Syekh pun menyodorkan sebuah amplok
coklat berukuran sedang, dan menyerahkannya kepadaku.
Isinnya?? Ehmm..
“ini amplok kalau berminat, sebelum tiga hari harus
diserahkan kembali kesini ya, pendaftarannya gratis. Termasuk biaya mondok dan
makan” kata syekh kepadaku.
“inggih syekh, akan ulun pikirkan, syukran” jawabku :))
On Juny 2013
Senin, 08 April 2013
The Sin To Hell Or Paradise
Seorang kerabat pernah bercerita bahwa temannya mengungkapkan dirinya penuh dengan dosa. Pernah menghamili seorang pembantu, penjual narkotika, seks bebas, korupsi, dan perbuatan lainnya. Hingga ia mengatakan bahwa dirinya sudah terlambat untuk bertaubat. “terlalu banyak dosa yang ku perbuat, tubuhku penuh dengan kotoran, mungkin Tuhan enggan menerima ku dan biarlah aku seperti ini” kata kerabat menirukan ucapan sang teman.
Cerita ini mengingatkan ku pada kisah jaman sebelum Islam datang. Konon seorang lelaki yang sudah membunuh 99 jiwa datang menemui seorang pendeta. Lelaki itu pun bertanya, apakah ada pintu taubat sedangkan ia sudah membunuh 99 jiwa manusia. Dengan nada kesal, sang pendeta menjawab, tidak ada. Mendengar jawaban yang kurang puas tersebut, lelaki itupun membunuh sang pendeta sehingga genablah ia membunuh 100 jiwa.
Cerita ini mengingatkan ku pada kisah jaman sebelum Islam datang. Konon seorang lelaki yang sudah membunuh 99 jiwa datang menemui seorang pendeta. Lelaki itu pun bertanya, apakah ada pintu taubat sedangkan ia sudah membunuh 99 jiwa manusia. Dengan nada kesal, sang pendeta menjawab, tidak ada. Mendengar jawaban yang kurang puas tersebut, lelaki itupun membunuh sang pendeta sehingga genablah ia membunuh 100 jiwa.
Sabtu, 16 Maret 2013
Semuanya Disini Adalah Keluarga
Saya masih berpikir panjang, tentang isi tulisan ini. Rada kompleks juga. Masalah atau kebiasaan yang telah menjadi kebudayaan kah ini? Atau sebaliknya, dengan metode ini akan meningkatkan rasa kekeluargaan yang erat. Tapi, dimanakah letak profesionalitasnya?
Minggu, 17 Februari 2013
Pilih Sehat atau Uang?
Mau pilih yang mana, memiliki banyak uang tapi tidak sehat atau sehat, namun memiliki uang secukupnya. Dua pilihan yang dramatis. Disisi lain kesehatan itu adalah segala-galanya, karena dengan sehat aktivitaspun menjadi lancar. Akan tetapi, uang pun memiliki peran sangat penting bagi hidup.
KH Husien Nafarin MA, pernah menulis sebuah essay saat beliau berada di Kairo, Mesir tentang seorang pemuda Mesir yang berprofesi sebagai penyanyi. Konon, ketika hendak pulang dalam perjalanan menuju rumah, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Seketika itu, pemuda itu berteduh di sebuah warung yang diseberangnya terdapat rumah yang sangat mewah. Ia pun memesan minuman.
Sambil menikmati minuman yang disajikan sang pemilik warung, ia memandang takcub denga rumah besar yang terlihat sepi. Dalam hatinya, ia bergumam “tuhan di manakah keadilan Mu, Engkau ciptakan aku yang serba kurang, sedang pemilik rumah itu hidup dengan kemewah-mewahan dan kesenangan”. Akhirnya hujan pun reda. Ia membanyar harga minuman kepada si pemilik warung dan melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya.
KH Husien Nafarin MA, pernah menulis sebuah essay saat beliau berada di Kairo, Mesir tentang seorang pemuda Mesir yang berprofesi sebagai penyanyi. Konon, ketika hendak pulang dalam perjalanan menuju rumah, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Seketika itu, pemuda itu berteduh di sebuah warung yang diseberangnya terdapat rumah yang sangat mewah. Ia pun memesan minuman.
Sambil menikmati minuman yang disajikan sang pemilik warung, ia memandang takcub denga rumah besar yang terlihat sepi. Dalam hatinya, ia bergumam “tuhan di manakah keadilan Mu, Engkau ciptakan aku yang serba kurang, sedang pemilik rumah itu hidup dengan kemewah-mewahan dan kesenangan”. Akhirnya hujan pun reda. Ia membanyar harga minuman kepada si pemilik warung dan melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya.
Selasa, 29 Januari 2013
Menghilangkan Tinta Pada Kulit Dengan Minyak Kayu Putih
![]() |
| http://diegochrist.blogspot.com/2011/11/minyak-kayu-putih.html |
Diantaranya tinta pen yang sering meninggalkan bekas di tangan setelah menulis. Untuk menghilangkan tinta-tinta tersebut, tabuhi minyak kayu putih beberapa tetes sesuai banyak atau sedikitnya tinta yang lengkat pada tangan kita. Kemudian gosok dan lihat hasilnya, inyaAllah bersih. Ops, meneteskan minyak kayu putihnya jangan terlalu banyak, sebab kulit kita akan menjadi kering.
Selain tinta, minyak kayu putih juga melunturkan bekas correction pen yang lengket ketangan saat menggunakannya sampai bersih.
Kamis, 29 November 2012
The Man Of Strong That
Saya jatuh mata, ketika setiap kali melewati jalan itu. Entah mengapa. Di jalan itu, mata saya menjadi tak berkedip, and make me a smile alone. Jalan yang lebar, disamping kirinya ada sebuah perusahaan unit tractors. Dan disamping kanannya, terdapat perusahaan es krim wals. Jalan itu dinamai A Yani atau kepanjangan dari Ahmad Yani km 14. Sebenarnya, tidak ada yang unik dari jalan tersebut. Namun, ditengah-tengah jalan tersebut terpasang sebuah baliho besar iklan salah satu rokok. Nah, baliho itulah yang membuat saya jatuh mata. Di iklan tersebut diperagakan oleh a handsome man. Sure.. make me filling and other, maybe. hehe
Langganan:
Postingan (Atom)

